Maret 2016

Masyarakat Thailand kini sedang menggandrungi mainan ‘Boneka Malaikat’.

Inilah Boneka Malaikat yang Dijadikan Jimat Keberuntungan dan Diperlakukan Seperti Manusia
Secara supranatural boneka tersebut diperlakukan mirip denagn manusia. Boneka-boneka tersebut dibawa terbang di pesawat, makan bersama di restoran, dan juga menghadiri upacara keagamaan Buddha.

Boneka-boneka tersebut diperlakukan mirip dengan manusia, diajak jalan-jalan, diajak makan, diberi pakaian bagus, bahkan naik pesawat terbang.

Boneka tersebut dipeluk , disayang-sayang, dan dicium, bahkan juga boneka ini ditidurkan di box bayi.

Para penggila boneka tersebut memperlakukan mereka bak manusia yang masih hidup, dan diyakini dapat membawa keberuntungan.

Tetapi beberapa waltu lalu warga Thailand dikegatkan dengan berita bahwa polisi melakukan penggerebekan di pusat penimbunan "Boneka Malaikat" ini karena telah dijadikan sebagai alat untuk menyelundupkan narkoba.

Polisi menemukan sekitar dua ratus pil metamfetamin di dalam "boneka malaikat" pada daerah area parkir Bandara Internasional Chiang Mai, menurut keterangan Thai PBS.

Penyitaan itu terjadi, setelah polisi menerima laporan rahasia bahwa terdapat obat terlarang yang akan diselundupkan didalam kabin penerbangan.

Di dalam penyidikan serta penggrebekan itu polisi akhirnya menyita ratusan "boneka malaikat".
Polisi juga menangkap 3 vendor di kota Bangkok, karena diduga tak membayar pajak impor atas boneka-boneka tersebut.

Boneka tersebut jadi naik popularitasnya, setelah seorang selebriti setempat mengklaim bahwa boneka itu membawa kesuksesan bagi karir profesionalnya.

Boneka ini juga bisa dibeli secara eceran dengan harga $ 2000 atau senilai Rp 24 juta dan tersedia  dalam berbagai bentuk.
Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) yang berasal dari Italia dituntut oleh suaminya sendiri karena tidak bisa mengurus pekerjaan rumah seperti mencuci dan masak dengan baik.

  Tak Pernah Memasak dan Mencuci, Seorang Istri Dihukum 6 Tahun PenjaraWanita ini sendiri akan mendapatkan hukuman enam tahun penjara akibat dari perbuatannya tersebut.

Ibu rumah tangga yang berusia 40 tahun ini berasal dari daerah Sonnino, Lazio, negara Italia harus menjalani hukuman penjara tersebut karena ia tidak mengerjakan pekerjaan rumah tangga dengan baik, sebagaimana yang dikutip dari TRIBUNKALTIM.CO.

Berdasarkan dari keterangan sang suami yang mengajukan permasalahan ini ke pengadilan mengatakan, bahwa istrinya tidak melakukan pekerjaan rumah tangga sehari-hari dengan baik.

Setelah istrinya mengajukan banding, maka dia akan menerima percobaan selama setahun ini untuk memperbaiki sikap dan perilakunya dan akan langsung menjalani hukuman penjara jika ia tidak bisa berubah, berdasarkan dari keterangan media lokal Italia.

Surat kabar di negara Italia memberitakan seorang suami berusia 47 tahun merasa terhina sebab sang istri tak perduli sama sekali dengan keadaan rumah.

Pria itu mengatakan kejadian tersebut telah terjadi selama dua tahun dan keadaan rumahnya yang sangat kotor. Sang suami juga mengatakan dia harus membeli makanan di luar sebab istrinya juga tidak pernah memasak di rumah.

Seorang lelaki berasal dari Tiongkok mengalami frustrasi karena ia tidak kunjung mendapatkan anak laki-laki. Lalu ia pun memutuskan untuk memotong organ kelaminnya!

Frustrasi tak Kunjung Punya Anak Laki-laki, Pria Ini Nekat Potong Kelamin Sendiri
Pria ini memotong alat kelaminnya sekitar 2,5 cm dengan menggunakan pisau dapur. Dilansir dari laman nydailynews pria yang tidak disebutkan namanya tersebut sebenarnya sudah memiliki 2 orang anak perempuan dan bertempat tinggal di Desa Quanzhou, provinsi Fujian, Tiongkok.

Pria yang berusia 36 tahun tersebut nekat untuk hal ini karena seringkali diejek oleh para tentangga dan juga tekanan sosial.

Pasalnya pada budaya di Tiongkok jika mempunyai anak laki-laki adalah suatu kebanggaan, karena hanya anak lelaki yang bisa meneruskan nama keluarga.

Ditambah lagi dengan adanya peraturan dari pemerintah Tiongkok yang mengharuskan setiap keluarga hanya boleh memiliki 1 orang anak, sehingga hal ini memicu banyak orang yang untuk memprioritaskan kelahiran anak laki-laki.

Saat keluarganya mengetahui kejadian ini, pria malang tersebut langsung dibawa ke rumah sakit. Karena ia merasa sangat malu sudah memotong organ kelaminnya sendiri, pria tersebut menolak untuk dioperasi. Ia malah memaksa tenaga medis untuk membiarkannya saja.

Namun dokter tetap berkukuh untuk melakukan tindakan operasi dan berhasil menyambungkan kembali organ vital pria ini.

Berdasarkan dari keterangan dokter yang menangani kejadian ini menyatakan operasinya berjalan dengan lancar, tapi masih belum diketahui pasti apakah fungsi alat vitalnya dapat berfungsi kembali seperti semula.

Seorang wanita Sam Davies, ibu dari 5 anak ini berasal dari kota West Lancashire, Inggris tidak mengetahui bahwa tanda lahir yang ada di jidatnya adalah tumor yang selama ini tersembunyi dalam tubuhnya.
Ngeri, Tanduk di Dahi Wanita Ini Meletus saat Melahirkan 
Sebagaimana dikutip dari laman mirror.co.uk, wanita ini sangat terkejut saat dokter memberitahunya jika tanda lahirnya tersebut meledak saat proses melahirkan.

Ibu dari 5 anak ini sudah lama memiliki tanda lahir itu sudah ada sejak ia kecil.

Saat masih bersekolah ia dibully oleh teman-temannya sebab terdapat bentuk tanda lahir itu yang menyerupai tanduk unicorn.

Rupanya, setelah tanda lahir tersebut meletus, wanita yang berusia 31 tahun ini baru mengetahui, bahwa tanda itu merupakan tiga tumor.

Sam dan juga suaminya Paul sudah memiliki 4 orang anak perempuan, sebelum anak kelimanya berjenis kelamin laki-laki lahir.
Selama dia mengandung anaknya yang kelima ia merasakan tanda lahirnya terasa sangat sakit seakan mau pecah.

Di usia kehamilannya yang ke-32 minggu, tanda lahir tersebut pecah dan membuatnya panik, darah dari tanda lahir tersebut muncrat keluar dari jidatnya.

Sam lalu bergegas pergi ke rumah sakit setelah banyak darah yang keluar dan segera dilakukan tindakan operasi oleh paramedis. Setelah proses tindakan operasi dia mendapatkan banyak sekali jahitan pada luka di jidatnya.

Dokter baru mengatakan operasi ini setelah Sam berhasil melahirkan anak kelimanya.
Setahun sesudah kejadian tersebut, Sam berkunjung ke rumah sakit, dan dokter yang memeriksanya mengatakan bahwa tanda lahirnya tersebut terdiri dari 3 tumor yang mematikan.
Setelah setahun Sam menjalani pengobatan akhirnya dokter menyatakan bahwa tumor tersebut sudah hilang dari tubuhnya.

Ibu dari 5 anak tersebut menyatakan, tak akan berencana untuk memiliki momongan lagi. Dia takut jika monster yang terdapat pada tubuhnya muncul kembali.

Sebuah investigasi pun langsung dengan segera dilakukan, saat seorang bayi ditemukan berada di dalam tas koper milik seorang wanita.

Tak Cukup Uang Beli Tiket Pesawat, Bayinya Dimasukkan dalam Koper
Para penumpang dan juga crew di dalam pesawat Air France itu pun, semuanya mengaku terkejut. Pesawat tersebut diketahui sedang terbang dari kota Istanbul menuju kota Paris. Anak yang masih berumur sekitar 2 tahun itu, diperhatikan sedang bergerak-gerak di dalam koper.

Sebagaimana dilansir dari laman Mirror.co.uk, bayi yang dimasukkan ke dalam tas koper itu, tidak mempunyai tiket. Kejadian yang menghebohkan tersebut, berlangsung saat sudah lepas landas. Dan sudah separuh perjalanan dalam menuju tujuan.

“Tas koper tersebut, berada paling belakang” ujar salah seorang saksi mata.
Ibu dari bayi tersebut, menurut keterangan para saksi, sebenarnya ia suhda membuka koper tersebut, ketika pesawat mulai berjalan. Sebab bayinya terus saja bergerak. Namun hal tersbut lebih dulu dilihat oleh penumpang yang berada disebelahnya. Hingga akhirnya kejadian itu menghebohkan seisi pesawat.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...