Heboh, Kelamin Palsu Wanita Ini Dilepas Paksa Petugas Bandara

Info Unik :
>> Mafia Paling Ditakuti di China Ternyata Berusia 16 Tahun
>> Gila dah! Gadis 16 Tahun ini Diperkosa 113 Pria, 2 Diantaranya Polisi
>> Astaga… Napi Ini Berusaha Kabur Lewat Kloset
Malang sungguh nasib seorang perempuan yang berstatus transgender di Australia, dia dipaksa oleh petugas bandara untuk melepas organ kelamin prostetik (palsu) yang ditempelkan pada bagian sensitif tubuhnya saat alarm pendeteksi tubuh di bandar udara berbunyi ketika dia melewatinya.  Kasus tersebut terungkap setelah perempuan yang tidak mau disebutkan namanya tersebut mengadu ke Aliansi Kesehatan Nasional Australia (LGBT) supaya komite senat melakukan penyelidikan terhadap ulah petugas bandar udara itu.  Pada pernyataan resminya, LGBT menyatakan ikut prihatin atas kejadian tersebut. LGBT memberikan istilah pada kasus tersebut 'Iklim Diskriminasi Meresap Penduduk di Bandara dan Keamanan Penerbangan'.  Sebagaimana dikutip dari Dailymail, perempuan tersebut menceritakan, tentang perlakuan tersebut yang diterimanya di tahun 2015 lalu. Ketika itu menurutnya, petugas keamanan bandar udara meraba lalu melepaskan organ kelamin buatannya.  "Aku mengatakan kepada petugas di scanner, bahwa aku seorang transgender dan aku mengenakan kaki palsu. Dia (petugas) menjawab bahwa dia hanya perlu untuk memeriksa bagian atas," kata perempuan itu.  Tapi, apa yang terjadi, dia pun sontak kaget saat seorang kepala keamanan bandar udara membawa sepasang sarung tangan karet. Kepala keamanan bandara itu tampak ingin mempertontonkan kekuasaan yang dia miliki di depan publik.  "Ketika aku bertanya padanya, untuk apakah sarung tangan itu? Ia mengatakan kepadaku, bahwa hal itu untuk 'pencarian pribadi'. Hal ini (pemeriksaan), membuat aku merasa sangat tak nyaman dan juga cemas, hal itu merendahkan dan juga tidak perlu," katanya.  Lalu, 2 petugas keamanan membawanya ke dalam sebuah ruangan kecil, disana dia disuruh menandatangani sebuah formulir sebelum petugas 'memeriksa tubuhnya.  Setelah itu, kepala keamanan bandara yang sudah bersiap dengan memakai sarung tangan, meraba pada bagian kemaluannya, lalu mengambil organ kelamin palsu miliknya, dan meletakkannya pada sebuah nampan.  Ia mengatakan, saat kejadian itu, kepala keamanan tersebut seperti tidak menghargainya sebagai manusia dan juga memperlakukannya seperti seseorang yang sudah melakukan tindakan kriminal.
gambar ilustrasi


Malang sungguh nasib seorang perempuan yang berstatus transgender di Australia, dia dipaksa oleh petugas bandara untuk melepas organ kelamin prostetik (palsu) yang ditempelkan pada bagian sensitif tubuhnya saat alarm pendeteksi tubuh di bandar udara berbunyi ketika dia melewatinya.


Kasus tersebut terungkap setelah perempuan yang tidak mau disebutkan namanya tersebut mengadu ke Aliansi Kesehatan Nasional Australia (LGBT) supaya komite senat melakukan penyelidikan terhadap ulah petugas bandar udara itu.


Pada pernyataan resminya, LGBT menyatakan ikut prihatin atas kejadian tersebut. LGBT memberikan istilah pada kasus tersebut 'Iklim Diskriminasi Meresap Penduduk di Bandara dan Keamanan Penerbangan'.

Sebagaimana dikutip dari Dailymail, perempuan tersebut menceritakan, tentang perlakuan tersebut yang diterimanya di tahun 2015 lalu. Ketika itu menurutnya, petugas keamanan bandar udara meraba lalu melepaskan organ kelamin buatannya.

"Aku mengatakan kepada petugas di scanner, bahwa aku seorang transgender dan aku mengenakan kaki palsu. Dia (petugas) menjawab bahwa dia hanya perlu untuk memeriksa bagian atas," kata perempuan itu.

Tapi, apa yang terjadi, dia pun sontak kaget saat seorang kepala keamanan bandar udara membawa sepasang sarung tangan karet. Kepala keamanan bandara itu tampak ingin mempertontonkan kekuasaan yang dia miliki di depan publik.

"Ketika aku bertanya padanya, untuk apakah sarung tangan itu? Ia mengatakan kepadaku, bahwa hal itu untuk 'pencarian pribadi'. Hal ini (pemeriksaan), membuat aku merasa sangat tak nyaman dan juga cemas, hal itu merendahkan dan juga tidak perlu," katanya.

Lalu, 2 petugas keamanan membawanya ke dalam sebuah ruangan kecil, disana dia disuruh menandatangani sebuah formulir sebelum petugas 'memeriksa tubuhnya.

Setelah itu, kepala keamanan bandara yang sudah bersiap dengan memakai sarung tangan, meraba pada bagian kemaluannya, lalu mengambil organ kelamin palsu miliknya, dan meletakkannya pada sebuah nampan.

Ia mengatakan, saat kejadian itu, kepala keamanan tersebut seperti tidak menghargainya sebagai manusia dan juga memperlakukannya seperti seseorang yang sudah melakukan tindakan kriminal.
loading...
Baca juga :
>> Saking Panasnya Kota ini kita Bisa Goreng Telur di Jalan Jadi Gak perlu Kompor Lagi
>> Tolak Layani Nafsu Mertua, Istri Diikat Telanjang di Pohon
>> Heboh, Kelamin Palsu Wanita Ini Dilepas Paksa Petugas Bandara

0 Response to "Heboh, Kelamin Palsu Wanita Ini Dilepas Paksa Petugas Bandara"

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...