Desember 2015

Kecanduan Alkohol Lelaki Ini Rantai Dirinya Sendiri
Untuk meninggalkan kebiasaan merokok ataupun konsumsi alkohol, memang tidak mudah bagi mereka orang yang sudah kecanduan berat. Butuh perjuangan serta kesabaran agar dapat menahan diri. Banyak yang telah pulih namun akhirnya kambuh lagi, sebab tidak punya kesabaran yang lebih.

Seperti yang dilakukan oleh Zhang Rui lelaki yang berusia 30 tahun ini. Pria yang berasal dari China ini sudah beberapa kali berusaha untuk meninggalkan kebiasaan buruknya untuk mengonsumsi alkohol. Tapi dia sering gagal. Kebiasannya untuk kembali mengonsumsi minuman alkohol ini, bahkan sampai-sampai membuat hubungannya dengan keluarganya menjadi berantakan.

Sebagaimana dilansir dari laman Odditycentral.com, Rui akhirnya memilih untuk merantai dirinya sendiri dalam kamar. Rui berharap hal ini dapat menceganya dari membeli ataupun mencuri minuman alkohol untuk ia konsumsi.

Menurut Rui, yang kini masih terantai di kamarnya di kota Bengbu, Cina Timur, bahwa dia sekarang tidak memiliki cara yang lain untuk dapat menghentikan kebiasaannya. Rencananya, dia akan dikurung dengan menggunakan rantai tersebut hingga beberapa bulan, sampai ia tidak lagi merasa ingin menyentuh minuman berbahaya itu lagi.

Dalam kamarnya yang hanya berukuran beberapa meter tersebut, terdapat TV dan laptop, Rui sengaja meletakannya sebagai penghibur untuknya.

Kesal, Lansia Sebarkan Tinjanya ke Lantai
Seorang perempuan merasa tidak puas dengan pelayanan sebuah bank, terekam kamera CCTV saat bersitegang dengan petugas di negara Tiongkok.

Namuan setelah kejadian tersebut, wanita yang berusia 60 tahun tersebut tampak melakukan hal yang tidak di sangka-sangka. Dia menyebarkan kotoran di lantai bank saat ia hendak meninggalkan lokasi.

Melalui laman Newsflare, menjelaskan bahwa dari rekaman tersebut memperlihatkan kekesalan nasabah bank terjadi di kota Jiangsu.

Penelusuran lanjutan melalui UPI menjelaskan bahwa wanita tersebut marah terhadap karyawan Bank Pertanian Nanjing pada 8 Desember 2015 lalu, dikarenakan uang palsu yang ia miliki. Wanita itu kembali di keesokan harinya dengan membawa sebuah wadah berisikan tinja.

Belakangan ini diketahui, uang milik wanita itu tidaklah palsu. Namun kini dia harus menjalani masa tahanan administratif selama lima hari dikarenakan ulahnya.

Sementara itu pihak polisi tidak memberikan penjelasan mengenai asal-usul kotoran yang disebarkan perempuan tersebut.
Berikut video aksi wanita penebar tinja di Bank >> http://www.vidio.com/watch/221341-kesal-nasabah-bank-ini-sebarkan-tinja-ke-lantai

Belum Cukup Umur, Pemuda ini Batal Jadi Miliuner
Seorang pemuda harus batal menjadi seorang miliuner walaupun ia sudah memenangkan lotere senilai US$100.000 atau setara dengan uang Rp 13,6 miliar. Setelah dikenai pajak sekitar 30%, dia seharusnya mendapatkan uang senilai Rp 9,55 miliar.

Bukan hanya batal untuk menjadi seorang miliuner, Jobie Boals-Watters usia 20 tahun malah dikenakan dakwaan hukum. Sebagaimana dikutip dari laman stasiun KCCI, secara hukum pemuda tersebut masih berada di bawah umur untuk bisa ikut serta dalam undian.

“Informasi yang diberikannya melantur. Dia bilang bahwa salah seorang rekan kerjanya yang membelinya lalu memberikan kepadanya.” ujar Mary Neubauer dari pihak Iowa Lottery

Pada kenyataannya, Boals-Watters sendiri lah yang membeli tiket lotere undian Mega Crossword tersebut di sebuah gerai di Super Quick Foods. Menurut hukum dinegara bagian Iowa, tindakannya tersebut merupakan pelanggaran terhadap aturan tentang perjudian di bawah umur. Usia legal agar bisa membeli tiket lotre di Iowa adalah 21 tahun.

“Pembeliannya sudah tidak sah, pun tiket lotre yang dia tunjukkan kepada kami juga jatuhnya tidak sah, meskipun dia menang," tambah Neubauer.

Pemuda 20 tahun itu mengaku kepada pihak polisi bahwa rekan kerjanya yang membelikannya tiket lotre.

“Pihak keamanan dari penyelenggaraan lotere juga telah melakukan penyidikan. Tentu saja kami sudah melihat video CCTV di toko tempat pembelian tiket, kemudian kami menemukan fakta, bahwa dialah yang membeli tiket tersebut, sehingga hadiahnya dinyatakan batal," beber Neubaurer.

Menurut dari para penyidik, tidak terlihat ada tanda-tanda pembelian tiket lotre secara urunan di tempat kerjanya. Tersangka lalu mengaku bahwa ia keranjingan membeli tiket lotre sampai menghabiskan ratusan dolar setiap minggunya.

Di Belanda, Bayar Kursus Nyetir Mobil Bisa Dengan Hubungan BadanPemerintah negara Belanda telah membenarkan adanya bahwa, secara hukum, pengajar mengemudi mobil diperbolehkan menawarkan berhubungan intim sebagai imbalan untuk peserta yang berumur di atas 18 tahun.

Tapi hal ini tidak berlaku sebaliknya, dan bisa tercatat melanggar hukum apabila menawarkan berhubungan badan sebagai pembayaran untuk latihan mengemudi mobil.

Menteri Kehakiman Ard van der Steur dan Menteri Perhuhungan Melanie Schultz van Haegen menjelaskan hal tersebut guna menanggapi pertanyaan-pertanyaan yang telah diajukan didalam parlemen oleh Gert-Jan Segers dari partai Kesatuan Kristen yang sangat konservatif secara sosial.

Dikutip dari laman Telegraph, penjelasan tersebut menyertakan sebuah catatan, bahwa meskipun 'tidak diinginkan', pembayaran latihan mengemudi dengan hubungan intim tidak melanggar hukum.

Melalui surat yang diajukan kepada parlemen, menteri tersebut mengatakan, “Hal ini bukanlah menawarkan kegiatan hubungan intimsebagai imbalan, namun tentang kursus mengemudi.Penting untuk diketahui bahwa prakarsanya terdapat pada pelatih mengemudi, serta fokus pada pemberian kursus mengemudi, dengan melakukan pembayaran dalam bentuk hubungan badan."

Lanjutan penjelasan tersebut berbunyi demikian, "Saat  kegiatan hubungan intim diberikan dalam bentuk pembayaran uang, maka hal itu merupakan pelacuran.”

Melalui pencarian di internet, sudah diketahui bahwa pembayaran untuk kursus mengemudi dengan imbalan berhubungan intim telah mengalami peningkatan beberapa waktu ini.

Tapi, Gert-Jan Segers mengajukan protes akan hal ini yang seharusnya melawan hukum, sebab pelajar tidak memiliki izin untuk menjadi 'escort' serta tidak menyertakan 'layanan' berhubungan intim ini didalam laporan pajak.

Ingin Tahu Rasanya Mati, Gadis Ini Gelar Upacara Kematian Sendiri
Zeng Jia, seorang mahasiswi yang berusia 22 tahun dari kota Wuhan, Cina, membuat keluarga serta kerabatnya terkejut saat dia berkata ingin merasakan bagaimana rasanya saat menjadi mayat yang sedang menjalani upacara kematian.

Menurut Jia, dia mendapat ide melakukan hal tersebut setelah ia menyadari bahwa orang-orang menghabiskan begitu banyak uang dalam menyelenggarakan prosesi upacara kematian, padahal sang mayat sendiri tidak mendapat kesempatan untuk menikmati prosesi upacara itu.
Bertekad tak membiarkan hal demikian akan terjadi padanya, Jia menghabiskan semua tabungannya demi untuk membuat upacara kematiannya sendiri  yang utuh. Lengkap dengan burung origami, bunga, peti mati, fotografer, dan juga kerumunan pelayat. Dia juga mengundang para keluarga serta teman-temannya untuk ambil bagian pada upacara yang tak biasa tersebut.

Dilansir dari laman Daily Press, teman-teman Jiang nyatanya penasaran. Mereka pun turut hadir untuk melihat Jiang berbaring dalam peti mati dengan sambil memeluk sebuah boneka Hello Kitty di dadanya. Untuk membuat suasana menjadi lebih dramatis, Jiang juga bahkan menyewa make up artis sehingga membuat wajahnya tampak seperti jasad tak bernyawa.

Jiang menghabiskan waktu hingga 1 jam untuk berbaring sebagai mayat sambil direkam, setelah upacaranya selesai, dia pun bangun lalu menyampaikan pidato terima kasih kepada para pelayat. Jiang mengatakan bahwa dia ingin menikmati semua perhatian yang didapatkan seseorang ketika ia meninggal. Jiang juga penasaran dengan apa yang dipikirkan orang-orang kepada dirinya saat ia meninggal.

Jiang juga tidak menyesal dengan apa yang telah ia lakukan. Bahkan menurutnya, prosesi upacara kematian yang dilakukan itu  membuatnya menjadi lebih menghargai hidup. Sebenarnya, praktek itu bukanlah hal yang pertama. Praktek yang sama juga sudah dilakukan di negara Cina atau Taiwan sebagai salah satu bentuk terapi.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...