November 2015


Heboh 'Berlian' Turun dari Langit di Hong Kong
Langit yang sudah gelap pada Rabu (25/11/2015). Sekitar pukul 20.40 sebuah benda berukuran kecil berkilauan terlihat turun dari langit. Seperti hujan, butiran-butiran tersebut berjatuhan di Nathan Road di Tsim Sha Tsui, Hong Kong.

Melihat kilauannya, seorang wanita lantas berteriak, 'Berlian!", dalam Bahasa Mandarin.

Kepanikan pun kian melanda. Para pejalan kaki pun beramai-ramai mencari serta memungutinya. Berebut untuk mendapatkan buliran 'batu berharga' tersebut. Mereka pun membungkuk bahkan ada yang berlutut mencari. Hingga, ada sekitar 50 orang yang berdesakan di atas trotoar.

Beberapa orang bahkan ada yang nekat menerobos pagar pembatas jalan raya, demi memungut butiran-butiran tersebut di atas aspal.
Wartawan pun berdatangan, untuk mengabadikan fenomena aneh itu. Begitu juga dengan polisi yang segera mengamankan lokasi itu.

Berdasarkan dari investigasi, pihak aparat mengungkapkan bahwa, butiran 'berlian' itu sejatinya adalah plastik. Namun, tidak diketahui mengapa benda itu jatuh di sana.

Sementara, sebuah toko perhiasan mengungkapkan, butiran-butiran itu bukanlah berlian, tetapi diduga batu hiasan biasa.

Seorang saksi mata, yang bernama Leung kepada Apple Dailu mengungkapkan, pada awalnya hanya sekitar sepuluh orang yang mencari. Kemudian, orang berdatangan dan kerumunan makin besar.

Sejumlah bulir-bulir mirip kristal tersebut terjebak diantara ubin trotoar. Dengan segala cara mereka lakukan untuk mengambilnya. Dengan menggunakan pena ataupun mengerahkan jari-jarinya untuk dapat mencukilnya.

Gila, Lelaki Tiongkok Ini Makan Cabai 2.5 Kilo Setiap Hari
Seorang lelaki mendapat julukan sebagai "Raja Cabai" setelah kebiasaannya yang mampu mengunyah dan menelan 2,5 kilogram cabe setiap harinya.

Pria tersebut bernama Li Yongzhi dianggap sebagai manusia super sebab kecanduannya akan cabe yang menakjubkan.

Yongzhi pun tampaknya sangat mengasihi tanaman cabai sehingga dia mengembangkan 8 varietas yang berbeda di halaman belakang rumahnya di kota Zhengzhou, Cina.

Kebiasaan luar biasa Yongzhi tersebut mulai terbentuk ketika ia masih sangat muda. DIa mengatakan bisa makan jika tanpa daging atau telur namun tidak bisa makan tanpa ada rasa pedas pada masakan.

"Pada pagi hari, orang lain selalu menyikat giginya. Namun hal pertama yang aku lakukan adalah makan cabe dan juga membilas mulutku dengan itu," ujar Yongzhi.

Yongzhi menambahkan, "Jika makanan yang tidak memiliki rasa pedas maka makanan itu tidak memiliki rasa," katanya.

Dia mengonsumsi cabe sehari-hari seperti layaknya kebanyakan orang yang mengunyah makanan ringan, dilihat dari tingkat keseringan serta jumlahnya.

Ketika anaknya ditabrak oleh sebuah truk pada sepuluh tahun yang lalu, Yongzhi bercerita pada waktu itu ia hanya makan 2 mangkuk cabe dan minum air, kemudian ia pun langsung kembali ke rumah sakit.

Yongzhi mengatakan kebiasaan makannya yang luar bisa tersebut tidak dimaksudkan agar ia dapat memiliki kekuatan super. "Aku hanya ingin makan cabe, jadi aku memakannya,” ujarnya. Pihak rumah sakit juga sudah memeriksa kondisiku dan mereka berkata bahwa aku tidak berbeda dari orang lain.”


Agar Tak Mati Kedinginan, Ayam-ayam Ini Pakai Sweater Imut
Saat musim dingin tiba di bumi di sebelah utara. Seorang perempuan yang bernama Nicola Congden di Falmouth, Cornwall, membuatkan ayam-ayam peliharaannya sweater rajutan supaya mereka tidak kedinginan. Karena tidak semua ayam di peternakan mempunyai bulu yang tebal.

Hal itulah yang bisa membuat mereka kedinginan pada musim dingin tiba. Karena itu, Congden merajut semacam sweater yang dapat dipakai ayam-ayam peternakannya supaya mereka bisa tetap merasa hangat.

"Saya pernah membaca bahwa ayam-ayam yang merasa hangat bisa menghasilkan telur lebih banyak. Karena itulah saya merajut sweater hangat untuk mereka," kata Congden sebagaimana yang dikutip dari laman Mirror, pada Senin (23/11/15).

Congden sendiri sangat menyukai penampilan ayam-ayamnya yang menggunakan sweater. Menurutnya, ayam-ayamnya itu kini terlihat lebih manis. Untuk itulah ia pun merajut warna-warna yang mencolok agar membuat ayam-ayamnya menjadi lebih atraktif. Setidaknya, Congden sudah merajut hingga 150 sweater untuk ayam-ayam di peternakannya.

'Misterius', Mobil di China Tiba-Tiba Melayang di Tengah Jalan
Sebuah kejadian yang tidak biasa terekam kamera CCTV. Tepatnya di sebuah persimpangan jalan Kota Xingtai di Tiongkok, sejumlah mobil yang terihat melintas lalu lalang. Juga terlihat di tempat penyeberangan atau zebra cross, tampak beberapa pejalan kaki bersiap menyeberangngi jalan ke sisi lainnya.

Namun secara tiba-tiba, sebuah mobil yang akan melintasi garis putih zebra cross terlihat melayang, pada bagian belakangnya terangkat, kemudian terhempas dalam posisi miring.

Begitu juga dengan 2 mobil lain yang sejajar dengan mobil pertama. 'Kekuatan misterius' membuat mobil tersebut terangkat dari aspal.

Para pejalan kaki tampak berlari, menjauh dari kendaraan yang melayang itu. Kemudian, mereka pun mendekat untuk memeriksa kondisi mereka yang berada di dalam mobil tersebut.

Rekaman itu menyebar lewat LiveLeak yang membuat orang bertanya-tanya, bagaimana hal itu bisa terjadi dan ada apa gerangan.

Hanya ada sedikit informasi yang menyertai pada video itu. Tidak diketahui pasti apakah ada korban luka akibat dari insiden yang menimbulkan tanda tanya itu.

Media China melaporkan, bahwa kejadian tersebut disebabkan adanya kabel baja yang melintang di area jalan itu. Kabel itu terangkat hingga membuat mobil-mobil yang berada di atasnya tampak melayang dari aspal.

Laba-laba Sebesar Tikus Mulai Berkembang Biak di Inggris
Disebabkan kondisi cuaca yang dianggap ideal, jenis laba-laba sebesar tikus telah berkembang biak dengan pesat di Inggris. 

Fen raft spider atau juga biasa disebut dengan great raft spider mempunyai ukuran sebesar telapak tangan manusia dewasa atau sebesar tikus dan spesies ini dianggap paling dekat dengan tarantula.
 
Tubuhnya gelap tidak berbulu,  kakinya panjang, dan sering tinggal di tempat rawa-rawa gelap.

Laba-laba jenis ini dianggap tidak menyerang manusia.
Yang paling penting, laba-laba ini tidak ditemui di saluran kamar mandi sebab saat ini hewan tersebut masih berada di penangkaran RSPB Strumpshaw Fen di Norfolk Broads, negara Inggris.

Jenis laba-laba ini punya kedekatan dengan laba-laba yang dulu pernah disebar di seluruh negara Inggris beberapa tahun lalu. Anakan dari laba-laba, yang telah dilepas oleh cagar alam Suffolk Wildlife Trust 5 tahun yang lalu, sudah menyebar di sekitar 1,5 mil dari penangkarannya, yang dari awalnya hanya berjarak 500 meter.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...