Di Daerah ini, Anak Perempuan Dipaksa Makan Supaya Gemuk Dan Dapat Jodoh

Info Unik :
>> Mafia Paling Ditakuti di China Ternyata Berusia 16 Tahun
>> Gila dah! Gadis 16 Tahun ini Diperkosa 113 Pria, 2 Diantaranya Polisi
>> Astaga… Napi Ini Berusaha Kabur Lewat Kloset

Warga di negara kepulauan Mauritius, di sebelah barat daya Samudra Hindia, punya tradisi yang terkesan menyiksa agar anak gadisnya menjadi gemuk, yaitu dengan memaksa anak perempuannya untuk makan.

Tapi, saat ini tradisi itu telah mendapat banyak protes dan tentagan dari kalangan muda di Mauritius.

Salah satunya adalah seorang wanita yang bernama Mariam Mint Ahmed, 25 yang sangat menentang tradisi itu. Ia mengungkapkan bahwa tradisi ini merupakan tradisi yang berbahaya dan sebaiknya dihapuskan. Banyak gadis muda yang digemukkan bukan karena kemauannya dan mengakibatkan mereka menderita hipertensi dan sakit jantung.

Di Daerah ini, Anak Gadis Dipaksa Makan Supaya Gemuk Dan Dapat Jodoh

Tradisi ini bernama leblouh yang didasarkan anggapan masyarakat Mauritius bahwa wanita gemuk merupakan simbol dari kemakmuran dan kecantikan. Sementara perempuan yang bertubuh kurus dianggap menjadi aib bagi keluarga karena tidak mampu memberi anak gadisnya makan.

Banyak anak gadis di Mauritius menderita dikarenakan tradisi leblouh ini. Para gadis tersebut dipaksa untuk mengonsumsi makanan dalam jumlah yang banyak dan juga dipaksa untuk mengonsumsi susu kambing dan susu sapi sampai berliter-liter.

Mint Ahmed mengungkapkan bagaimana para gadis itu dihukum oleh keluarganya sendiri apabila tidak mampu mengahabiskan makanannya. Salah satu caranya adalah dengan menekankan kayu di jempol para gadis tersebut, siksaan tersebut amat menyakitkan.

Selekeha Mint Sidi adalah salah satu wanita yang juga pernah merasakan tradisi leblouh. Ia juga mengaku telah disiksa oleh ibunya sendiri jika ia tidak mau makan.

Selekeha mengatakan bahwa dia sering memuntahkan makanannya disebabkan perutnya  tidak mampu lagi menampungnya. Tapi, orang yang bertugas mengawasi leblouh menganggapnya sebagai hal yang biasa terjadi pada gadis muda.

Menurut studi yang dilakukan Asosiasi Solidaritas Sosial (suatu badan untuk korban tradisi) di Mauritius, hanya sekitar 7% gadis di kota yang menjalani tradisi leblouh, sedangkan di daerah pedesaan mencapai hingga 75 %. Menurut organisasi ini, masyarakat di desa masih kuat memegang teguh tradisi leblouh.

Lemrabott Brahim, merupakan seorang pengamat sosial di negara Mauritius mengatakan, sangat sulit menghapus leblouh di negara Mauritus. Tradisi leblouh telah menguat dalam  jiwa dan pikiran kebanyakan ibu-ibu, terutama yang berada di desa-desa.
loading...
Baca juga :
>> Saking Panasnya Kota ini kita Bisa Goreng Telur di Jalan Jadi Gak perlu Kompor Lagi
>> Tolak Layani Nafsu Mertua, Istri Diikat Telanjang di Pohon
>> Heboh, Kelamin Palsu Wanita Ini Dilepas Paksa Petugas Bandara

0 Response to "Di Daerah ini, Anak Perempuan Dipaksa Makan Supaya Gemuk Dan Dapat Jodoh"

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...