7 Penemuan Manusia Purba Di Indonesia

Info Unik :
>> Mafia Paling Ditakuti di China Ternyata Berusia 16 Tahun
>> Gila dah! Gadis 16 Tahun ini Diperkosa 113 Pria, 2 Diantaranya Polisi
>> Astaga… Napi Ini Berusaha Kabur Lewat Kloset


Manusia purba adalah jenis manusia yang hidup pada jutaan tahun lalu. Manusia purba, hidup tergantung dengan kondisi alam yang tidak bisa menulis dan hanya memiliki alat untuk berburu saja. Penemuan manusia purba di Indonesia berawal dari adanya fosil dan artefak yang diteliti oleh arkeolog. Manusia purba ini ditemukan pada sejumlah daerah di Indonesia dengan nama-nama berbeda.
Berikut 7 penemuan manusia purba di Indonesia yang melegenda hingga kini :

7 Penemuan Manusia Purba Di Indonesia

1.       Meganthropus Paleojavancus, adalah penemuan manusia purba di Indonesia yang pertama. Manusia purba ini juga disebut sebagai manusia raksasa di Jawa. Meganthropus Paleojavancius ini ditemukan oleh Von Koniegswald yang merupakan seorang peneliti dari Belanda. Fosil itu ditemukan di Sangiran atau lembah Bengawan Solo yang diperkirakan telah hidup pada zaman batu tua atau sekitar 2 juta tahun lalu.

2.       Pithecantropus Erectus, merupakan manusia purba yang ditemukan oleh Eugene Dubois di tahun 1891. Manusia purba jenis ini ditemukan di Trinil Jawa Tengah dan diperkirakan hidup lebih dari 2 juta tahun lalu yang mempunyai ciri-ciri badan tegap, muka menonjol ke depan, dahi miring kebelakang, serta bentuk kepalanya lonjong dan juga berhidung besar.

3.       Pithecantropus Mojokertensis, merupakan manusia purba yang ditemukan oleh Von Koeningwald di Mojokerto Jawa Timur pada tahun 1936. Penemuan fosil ini, hanya berupa tulang tengkorak anak-anak yang diperkirakan telah hidup sejak jutaan tahun lalu.

4.       Pithecantropus Robotus, adalah manusia purba yang ditemukan oleh Weidnreich dan Von Koenigswald pada tahun 1939. Manusia purba jenis ini, ditemukan di Trinil Jawa Tengah dan dianggap sejenis dengan Pithecantropus Mojokertensis.

5.       Homo Soloensis, ditemukan pada tahun 1931 hingga 1934 oleh Weidenrich dan Von Koeningswold di sekitar sungai Bengawan Solo. Manusia purba ini memiliki volume otak antara 1000 hingga 1300 cc dengan tinggi badan mencapai 210 cm. Mukanya tidak menonjol kedepan serta mampu berjalan tegap.

6.       Homo Wajakensis, merupakan manusia purba yang ditemukan pada tahun 1990 oleh Van Reestchoten di desa Wajak Tulungagung. Menurut sejarahnya, pada zaman dahulu memang ada suku wajak yang hidup sebelum masehi. Manusia purba itu akhirnya digolongkan Wajakensis yang diperkirakan hidup pada 40 ribu tahun lalu. Tengkoraknya hampir mirip dengan suku aborigin yang mempunya hidung lebar, mulutnya menonjol, serta memiliki bagian menojol pada bagian dahi.

7.       Homo Floresiensis, merupakan manusia purba yang ditemukan pada tahun 1958. Homo Floresiensis ditemukan di Manggarai Flores yang diperkirakan hidup pada 30 ribu tahun lalu. Menurut artefak yang ditemukan, manusia purba jenis ini mampu membuat peralatan masak sendiri dari batu.

Itulah 7 penemuan manusia purba di Indonesia yang terus menjadi pelajaran sejarah hingga saat ini.
loading...
Baca juga :
>> Saking Panasnya Kota ini kita Bisa Goreng Telur di Jalan Jadi Gak perlu Kompor Lagi
>> Tolak Layani Nafsu Mertua, Istri Diikat Telanjang di Pohon
>> Heboh, Kelamin Palsu Wanita Ini Dilepas Paksa Petugas Bandara

0 Response to "7 Penemuan Manusia Purba Di Indonesia "

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...